ANALISIS PERBANDINGAN BIAYA DAN WAKTU PELAKSANAAN PENGECORAN READY MIX DENGAN KONVENSIONAL PADA PEKERJAAN BALOK DAN PELAT (STUDI KASUS : PEMBANGUNAN VILLA GUILHERME BERAWA, CANGGU)

DEVI, AYULILI SAGITA CANDRA (2026) ANALISIS PERBANDINGAN BIAYA DAN WAKTU PELAKSANAAN PENGECORAN READY MIX DENGAN KONVENSIONAL PADA PEKERJAAN BALOK DAN PELAT (STUDI KASUS : PEMBANGUNAN VILLA GUILHERME BERAWA, CANGGU). Other thesis, UNIVERSITAS MAHASARASWATI DENPASAR.

[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
463 FT-SIP ABSTRAK.pdf

Download (27kB)
[thumbnail of BAB I-II] Text (BAB I-II)
463 FT-SIP BAB I-II.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
463.pdf
Restricted to Registered users only

Download (9MB)

Abstract

Perkembangan sektor konstruksi di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya, terutama dalam
aspek desain dan penerapan metode atau sistem konstruksi. Variasi dalam produktivitas konstruksi
berdampak langsung pada kualitas hasil, durasi pelaksanaan, serta biaya yang diperlukan. Pada
proses konstruksi, terutama dalam pengerjaan struktur beton, terdapat berbagai pendekatan yang
dapat diterapkan. Salah satu di antaranya adalah metode tradisional, yaitu suatu cara pelaksanaan
yang dilakukan secara langsung di tempat sub komponen struktur tersebut akan dibangun.
Pelaksanaan Pembangunan Villa Guilherme Berawa, Canggu menggunakan metode konvensional.
Pada pengamatan di lapangan, metode konvensional menimbulkan beberapa masalah yaitu dari segi
waktu pelaksanaan terjadi keterlambatan pelaksanaan, dan dari segi lokasi pada material yang
diperlukan harus disiapkan di lokasi namun mengalami kesulitan karena lahan kegiatan konstruksi
yang sempit, serta dari segi sumber daya pada pelaksanaan pengecoran mengalami kontrol kualitas
yang kurang. Ada beberapa permasalahan yang timbul di lapangan, maka dicoba alternatif yaitu
metode ready mix. Dari segi waktu pelaksanaan ready mix, saat pengecoran akan lebih cepat. Dari
segi lokasi tidak kesulitan menempatkan material. Dan dari segi sumber daya tidak membutuhkan
sumber daya yang banyak. Perbedaan yang paling mendasar antara metode konvensional dengan
metode ready mix pada pekerjaan struktur adalah cara pembuatan / pabrikasi, cara pelaksanaan,
waktu dan biaya yang dibutuhkan. Penelitian ini dimaksudkan untuk membandingkan dua metode
pengecoran beton, yakni metode konvensional dan ready mix, ditinjau dari aspek biaya serta durasi
pelaksanaan, khususnya pada pekerjaan balok dan pelat lantai. Hasil penelitian memberikan
gambaran metode konvensional menghasilkan total biaya pelaksanaan pengecoran balok dan pelat
lantai 2 sebesar Rp 158.728.450,00 dengan waktu pelaksanaan sekitar 8 hari kerja, sedangkan
metode ready mix sebesar Rp 186.606.936,00 dengan waktu pelaksanaan sekitar 1 hari kerja untuk
volume pekerjaan yang sama. Selisih biaya antara kedua metode adalah Rp 27.878.486,00 di mana
metode ready mix lebih mahal sekitar 17,6% dibandingkan metode konvensional. Perbedaan waktu
sangat signifikan, ready mix mampu mempercepat proses pekerjaan hingga 7 hari lebih cepat
dibanding konvensional. Dari sisi biaya, metode konvensional terbukti lebih ekonomis untuk
pekerjaan pengecoran balok dan pelat lantai 2, namun Dari sisi waktu, metode ready mix jauh lebih
efisien karena proses pengecoran dapat selesai dalam 1 hari kerja. Dari sisi mutu, metode
konvensional dan ready mix sama-sama memiliki faktor yang sangat mempengaruhi mutu beton.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: R/463/FT-SIP
Uncontrolled Keywords: Analisis biaya dan waktu, metode konvensional, ready mix, mutu beton, Pembangunan
Subjects: F. TEKNIK > Proyek Pembangunan
F. TEKNIK > Analisis Biaya Operasional
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Unnamed user with email [email protected]
Date Deposited: 20 Oct 2026 06:19
Last Modified: 20 Oct 2026 06:19
URI: http://eprints.unmas.ac.id/id/eprint/9264

Actions (login required)

View Item
View Item