EFEKTIVITAS GEL EKSTRAK DAUN MAHKOTA DEWA (Phaleria Macrocarpa) TERHADAP KADAR IL-1β (Interleukin -1Beta) PADA PENYEMBUHAN LUKA INSISI

SUASTINI, DEWA AYU (2026) EFEKTIVITAS GEL EKSTRAK DAUN MAHKOTA DEWA (Phaleria Macrocarpa) TERHADAP KADAR IL-1β (Interleukin -1Beta) PADA PENYEMBUHAN LUKA INSISI. Other thesis, UNIVERSITAS MAHASARASWATI DENPASAR.

[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
1009 FKG-ABSTRAK.pdf

Download (209kB)
[thumbnail of BAB I-II] Text (BAB I-II)
1009 FKG-BAB I-II.pdf

Download (475kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
1009.pdf
Restricted to Registered users only

Download (25MB) | Request a copy

Abstract

Luka insisi merupakan jenis luka torehan akibat operasi yang seringkali menjadi penyebab infeksi. Interleukin-1Beta (IL-1β) adalah salah satu sitokin proinflamasi yang berkaitan dengan sistem bawaan seperti Toll-Like Reseptor (TLR). (IL-1β) memiliki fungsi utama dalam mengatur respon inflamasi dengan meningkatkan ekspresi molekul adhesi pada endotel, menginduksi produksi sitokin lain seperti IL-6 dan TNF-a. Daun Mahkota Dewa telah lama digunakan sebagai pengobatan tradisional untuk mengatasi berbagai gangguan kesehatan. Daun Mahkota Dewa memiliki kandungan senyawa aktif seperti: flavonoid, saponin, tanin, polifenol dan alkaloid yang dapat meningkatkan proses penyembuhan luka insisi pada tikus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas gel ekstrak daun Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa) terhadap IL-1β (Interleukin-1 Beta) pada penyembuhan luka insisi. Penelitian ini merupakan penelitian exsperimental laboratories yang dilakukan secara in vivo menggunakan rancangan The Post Test - Only Control Group Design dengan pengelompokkan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Parameter yang diamati meliputi kadar Interleukin-1 β (IL-1β) yang diukur dengan metode ELISA. Hasil uji One Way ANOVA dengan nilai (p < 0,05) menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rerata IL-1β yang bermakna secara statistik antar kelompok perlakuan. Hasil uji lanjut Tukey HSD menunjukkan nilai p = 0,0001 (p < 0,05) menjukkan perbedaan rerata yang bermakna secara statistik setiap kelompok perlakuannya. Adanya senyawa flavonoid memiliki kemampuan menghambat aktivasi faktor transkripsi NF-κB sehingga menekan ekspresi gen proinflamasi seperti IL-1β dan TNF-α. Alkaloid dan terpenoid berperan dalam stimulasi proliferasi fibroblas serta sintesis kolagen tipe I yang penting dalam fase proliferasi dan remodeling. Kelompok gel 25% menunjukkan kadar IL-1β terendah yaitu (8,22 ± 0,643). Hal ini mengindikasikan bahwa konsentrasi ini efektif menekan produksi IL-1β secara signifikan dengan konsentrasi 30% dan 35%. Peningkatan konsentrasi 35% menunjukkan peningkatan kadar IL-1β dibandingkan dengan konsentrasi 25% dan 30%. Fenomena ini terjadi karena pada konsentrasi tinggi senyawa bioaktif tertentu menimbulkan stres seluler ringan atau iritasi jaringan yang menyebabkan peningkatan mediator inflamasi tambahan. Penurunan IL-1β pada kelompok gel 25% menunjukkkan bahwa adanya transisi fase inflamasi menuju proliferasi ditandai dengan pembentukan jaringan granulasi, angigenesis dan sintesis kolagen.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: R/1009/FKG
Uncontrolled Keywords: Daun Mahkota Dewa, IL-1β, Gel, Luka Insisi
Subjects: F. KEDOKTERAN GIGI (Dentistry)
Divisions: Fakultas Kedokteran Gigi > Pendidikan Kedokteran Gigi
Depositing User: Unnamed user with email [email protected]
Date Deposited: 14 Oct 2026 08:09
Last Modified: 14 Oct 2026 08:09
URI: http://eprints.unmas.ac.id/id/eprint/9227

Actions (login required)

View Item
View Item