PERBANDINGAN EFEKTIVITAS ZONA HAMBAT ANTI BAKTERI EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera L.) DAN DAUN SIRIH HIJAU (Piper betle L) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococuus aereus PADA KARIES GIGI

DEWINA, HILDA EDRIA (2026) PERBANDINGAN EFEKTIVITAS ZONA HAMBAT ANTI BAKTERI EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera L.) DAN DAUN SIRIH HIJAU (Piper betle L) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococuus aereus PADA KARIES GIGI. Other thesis, UNIVERSITAS MAHASARASWATI DENPASAR.

[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
997 FKG-ABSTRAK.pdf

Download (159kB)
[thumbnail of BAB I-II] Text (BAB I-II)
997 FKG-BAB I-II.pdf

Download (361kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
997.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Karies gigi adalah penyakit yang terjadi akibat proses demineralisasi pada struktur gigi secara bertahap. Staphylococcus aureus merupakan bakteri gram positif berbentuk bulat (kokus) dengan sifat anaerob fakultatif yang dapat menyebabkan terjadinya fermentasi glukosa hingga terjadinya karies gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingan ekstrak daun kelor (Moringa oleifera L) dan daun sirih (Piper betle L.) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Penelitian ini merupakan jenis penelitian true experimt dengan desain post-test only control group design. Sampel dalam penelitian ini secara keseluruhan menggunakan 24 sampel yang terdiri atas 4 kelompok perlakukan dan masing-masing terdiri atas 6 kali pengulangan. P1 merupakan perlakukan yang diberi ekstrak daun sirih 85%, P2 merupakan perlakukan yang diberi ekstrak daun kelor 85%, K1 merupakan kontrol positif yang diberi klorheksidin dan K2 merupakan kontrol negatif yang diberi aquadest. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak daun kelor dengan konsentrasi 85% dan ekstrak daun sirih dengan konsentrasi 85% dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Ekstrak ekstrak daun sirih (Piper betle L) dengan konsentrasi 85% lebih efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dengan nilai rata-rata zona hambat bakteri yaitu 15,616 mm.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: R/997/FKG
Uncontrolled Keywords: daun sirih, daun kelor, Staphylococcus aureus, antibakteri
Subjects: F. KEDOKTERAN GIGI (Dentistry)
Divisions: Fakultas Kedokteran Gigi > Pendidikan Kedokteran Gigi
Depositing User: Unnamed user with email [email protected]
Date Deposited: 12 Oct 2026 12:00
Last Modified: 12 Oct 2026 12:00
URI: http://eprints.unmas.ac.id/id/eprint/9204

Actions (login required)

View Item
View Item