ANJANI, BAIQ ARISTAWIDYA (2026) PEMBERIAN GEL EKSTRAK BUAH STROBERI (Fragaria x ananassa) TERHADAP JUMLAH SEL MAKROFAG PASCA INSISI GINGIVA TIKUS WISTAR (Rattus norvegicus). Other thesis, UNIVERSITAS MAHASARASWATI DENPASAR.
979.pdf
Restricted to Registered users only
Download (5MB) | Request a copy
979 FKG ABSTRAK.pdf
Download (410kB)
979 FKG-BAB I-II.pdf
Download (683kB)
Abstract
Proses penyembuhan luka merupakan respons biologis kompleks yang bertujuan untuk memperbaiki dan mengembalikan integritas serta fungsi jaringan yang mengalami kerusakan. Proses ini melibatkan beberapa fase, yaitu fase inflamasi, fase proliferasi, dan fase maturasi dengan peran penting sel makrofag dalam mengatur respon, membersihkan jaringan nekrotik, serta melepaskan sitokin dan mendukung regenerasi jaringan. Pemanfaatan bahan alam sebagai agen antiinflamasi menjadi alternatif semakin dikembangkan, salah satunya adalah buah stroberi (Fragaria x ananassa) yang diketahui mengandung flavonoid, antosianin, dan senyawa fenolik dengan aktivitas antiinflamasi dan antioksidan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian gel ekstrak buah stroberi (Fragaria x ananassa) konsentrasi 12,5% terhadap jumlah sel makrofag pada penyembuhan luka insisi gingiva tikus wistar. Metode penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni (true experimental) secara in vivo dengan desain post test only randomized control group design dengan menggunakan 30 ekor tikus wistar jantan yang dibagi menjadi 3 kelompok yang akan diataptasi selama 3 hari dan 5 hari yang terdiri dari kelompok kontrol negatif yang diberikan placebo gel, kelompok kontrol positif yang diberikan gengigel, dan kelompok perlakuan yang diberikan gel ekstrak buah stroberi konsentrasi 12,5%. Luka insisi dibuat pada gingiva insisivus sentral rahang bawah, kemudian dilakukan aplikasi gel sesuai kelompok.
Pengamatan dilakukan pada hari ke-3 dan hari ke-5 melalui preparat histologi Hematoxylin-Eosin menggunakan mikroskop cahaya pembesaran 400x. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rerata jumlah sel makrofag pada kelompok kontrol negatif hari ke-3 dan 5 adalah 0,294±0,587dan 0,357±0,744. Hasil rerata jumlah sel makrofag pada kelompok kontrol positif adalah 0,105±0,458 dan 0,066±0,258. Hasil rerata jumlah sel makrofag pada kelompok perlakuan hari ke-3 dan 5 adalah 1,200±1,521 dan 0,500±0,797. Kesimpulan penelitian ini adalah gel ekstrak buah stroberi konsentrasi 12,5% berpengaruh terhadap peningkatan jumlah sel makrofag dan berpotensi mempercepat proses penyembuhan luka insisi gingiva.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | R/979/FKG |
| Uncontrolled Keywords: | Luka insisi gingiva, gel ekstrak stroberi, sel makrofag, penyembuhan luka. |
| Subjects: | F. KEDOKTERAN GIGI (Dentistry) |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran Gigi > Pendidikan Kedokteran Gigi |
| Depositing User: | Unnamed user with email [email protected] |
| Date Deposited: | 12 Oct 2026 11:29 |
| Last Modified: | 12 Oct 2026 11:29 |
| URI: | http://eprints.unmas.ac.id/id/eprint/9200 |
