MARSANDA, SALSHABILLA IRSA (2026) UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK BIJI ANGGUR BALI (Vitis vinifera L. var. Alphonso Lavallee) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Streptococcus mutans PADA KARIES GIGI ANAK. Other thesis, UNIVERSITAS MAHASARASWATI DENPASAR.
964 FKG-ABSTRAK.pdf
Download (208kB)
964 FKG-BAB I-II.pdf
Download (610kB)
964.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB) | Request a copy
Abstract
Karies gigi merupakan salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang paling sering terjadi pada anak dan disebabkan oleh aktivitas bakteri kariogenik, terutama Streptococcus mutans, yang mampu memfermentasi karbohidrat menjadi asam sehingga menyebabkan demineralisasi jaringan keras gigi. Salah satu upaya pencegahan karies gigi yang dapat dikembangkan adalah pemanfaatan bahan alami yang memiliki aktivitas antibakteri, seperti biji anggur Bali (Vitis vinifera L. var. Alphonso Lavallee) yang diketahui kaya akan senyawa polifenol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak biji anggur Bali terhadap pertumbuhan Streptococcus mutans.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan pendekatan in vitro menggunakan rancangan post test only control group design. Ekstrak biji anggur Bali dibuat dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96% dan diuji pada konsentrasi 5%, 10%, 20%, dan 40%. Uji aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi cakram pada media Mueller-Hinton Agar (MHA), dengan chlorhexidine gluconate 0,2% sebagai kontrol positif dan aquades steril sebagai kontrol negatif. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak biji anggur Bali mengandung flavonoid, tanin, fenol, alkaloid, saponin, dan terpenoid. Hasil pengujian antibakteri menunjukkan bahwa seluruh konsentrasi ekstrak mampu membentuk zona hambat terhadap pertumbuhan Streptococcus mutans, dengan rata-rata diameter zona hambat yang meningkat seiring dengan peningkatan konsentrasi ekstrak. Analisis statistik menggunakan uji One-Way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antar kelompok perlakuan (p < 0,05). Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa ekstrak biji anggur Bali memiliki aktivitas antibakteri terhadap Streptococcus mutans dan berpotensi dikembangkan sebagai bahan alami dalam upaya pencegahan karies gigi.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | R/964/FKG |
| Uncontrolled Keywords: | biji anggur Bali, Streptococcus mutans, antibakteri, karies gigi |
| Subjects: | F. FARMASI > Antibakteri F. KEDOKTERAN GIGI (Dentistry) > Pelayanan Kesehatan Gigi |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran Gigi > Pendidikan Kedokteran Gigi |
| Depositing User: | Unnamed user with email [email protected] |
| Date Deposited: | 12 Oct 2026 07:11 |
| Last Modified: | 12 Oct 2026 07:11 |
| URI: | http://eprints.unmas.ac.id/id/eprint/9189 |
