PUTRA, DENTINO ASMARA (2026) PENERAPAN KALENDER MENYIKAT GIGI 21 HARI TERHADAP PENGETAHUAN DAN PERILAKU PENCEGAHAN KARIES PADA KOMUNITAS KOLOK. Other thesis, UNIVERSITAS MAHASARASWATI DENPASAR.
961 FKG-ABSTRAK.pdf
Download (237kB)
961 FKG-BAB I-II.pdf
Download (464kB)
961.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB) | Request a copy
Abstract
Karies gigi merupakan salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang memiliki prevalensi tinggi serta bersifat kronis dan kumulatif, sehingga upaya pencegahan sangat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan dan perilaku individu dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut, khususnya kebiasaan menyikat gigi secara teratur. Komunitas Kolok di Desa Bengkala, Bali, memiliki keterbatasan komunikasi yang berpotensi menghambat akses terhadap informasi kesehatan gigi, sehingga diperlukan media edukasi yang bersifat visual, sederhana, dan mudah dipahami, salah satunya melalui kalender menyikat gigi 21 hari sebagai alat bantu pembentukan kebiasaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan kalender menyikat gigi 21 hari terhadap pengetahuan dan perilaku pencegahan karies serta status karies gigi yang diukur menggunakan indeks DMF- T pada komunitas Kolok. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimental dengan rancangan pretest–posttest control group design. Subjek penelitian berjumlah 19 orang penyandang Kolok yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kelompok intervensi diberikan edukasi kesehatan gigi dan mulut secara tatap muka menggunakan poster serta kalender menyikat gigi 21 hari, sedangkan kelompok kontrol diberikan edukasi tatap muka dan poster tanpa kalender.
Pengukuran pengetahuan dan perilaku dilakukan menggunakan kuesioner, sementara status karies gigi dinilai menggunakan indeks DMF-T sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan paired t-test dan independent t-test untuk data berdistribusi normal, serta uji Wilcoxon dan Mann–Whitney untuk data yang tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kalender menyikat gigi 21 hari belum memberikan perubahan yang bermakna terhadap tingkat pengetahuan, perilaku pencegahan karies, maupun skor DMF-T pada komunitas Kolok. Meskipun demikian, secara deskriptif kalender menyikat gigi 21 hari menunjukkan potensi sebagai media pengingat visual dalam mendukung pembentukan kebiasaan menyikat gigi, sehingga diperlukan durasi intervensi yang lebih panjang, pendekatan komunikasi yang lebih inklusif, serta dukungan lingkungan dan pelayanan kesehatan gigi untuk mencapai hasil pencegahan karies yang lebih optimal pada komunitas Kolok.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | R/961/FKG |
| Uncontrolled Keywords: | Indeks DMF-T, kalender menyikat gigi 21 hari, karies gigi, komunitas Kolok, perilaku pencegahan karies. |
| Subjects: | F. KEDOKTERAN GIGI (Dentistry) > Sikat gigi |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran Gigi > Pendidikan Kedokteran Gigi |
| Depositing User: | Unnamed user with email [email protected] |
| Date Deposited: | 12 Oct 2026 06:22 |
| Last Modified: | 12 Oct 2026 06:22 |
| URI: | http://eprints.unmas.ac.id/id/eprint/9184 |
