EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI PERMEN HARD CANDY BERBASIS PROPOLIS 2 % DAN 4% SERTA EKSTRAK JERUK NIPIS 25% TERHADAP STREPTOCOCCUS MUTANS SEBAGAI PERMEN KESEHATAN GIGI PADA WANITA MENOPAUSE

SUTARI, NI KADEK AURA PRETTY (2026) EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI PERMEN HARD CANDY BERBASIS PROPOLIS 2 % DAN 4% SERTA EKSTRAK JERUK NIPIS 25% TERHADAP STREPTOCOCCUS MUTANS SEBAGAI PERMEN KESEHATAN GIGI PADA WANITA MENOPAUSE. Other thesis, UNIVERSITAS MAHASARASWATI DENPASAR.

[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
959.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
959 FKG-ABSTRAK.pdf

Download (106kB)
[thumbnail of BAB I-II] Text (BAB I-II)
959 FKG-BAB I-II.pdf

Download (236kB)

Abstract

Menopause merupakan fase fisiologis pada wanita yang ditandai dengan penurunan kadar hormon estrogen, yang dapat menyebabkan penurunan sekresi saliva dan meningkatkan risiko penyakit rongga mulut, khususnya karies gigi akibat bakteri Streptococcus mutans. Propolis diketahui memiliki aktivitas antibakteri, sedangkan ekstrak jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dapat menstimulasi sekresi saliva serta meningkatkan daya terima produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas antibakteri permen hard candy berbasis propolis dan ekstrak jeruk nipis terhadap Streptococcus mutans serta menilai sifat organoleptiknya sebagai produk kesehatan gigi dan mulut bagi wanita menopause.

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan rancangan posttest-only control group design. Kelompok penelitian yaitu F1 (Permen hard candy propolis konsentrasi 2% ekstrak jeruk nipis 25%), F2 (Permen hard candy propolis konsentrasi 4% ekstrak jeruk nipis 25%), K+ (Chlorhexidine gluconate 0,2%), dan K- (Permen tanpa bahan aktif). Uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram (Kirby–Bauer) yang dianalisis menggunakan uji One-Way ANOVA dan uji lanjut Duncan. Uji organoleptik meliputi aroma, warna, rasa, dan tekstur dengan metode skala hedonik oleh 30 panelis non-standar dan dianalisis menggunakan uji Mann–Whitney.

Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antar kelompok perlakuan (p < 0,05) secara statistik. Analisis menunjukkan permen hard candy dengan propolis 4% dan ekstrak jeruk nipis 25% (rerata 13,91 mm) menghasilkan diameter zona hambat lebih tinggi dibandingkan formulasi propolis 2% dan ekstrak jeruk nipis 25% (rerata 11,35 mm) yang menunjukkan kedua formulasi memiliki aktivitas antibakteri kuat terhadap Streptococcus mutans. Analisis statistik menunjukkan terdapat perbedaan bermakna parameter rasa pada uji organoleptik, dengan formulasi propolis 2% dan ekstrak jeruk nipis 25% lebih tinggi dibandingkan formulasi propolis 4% dan ekstrak jeruk nipis 25%. Permen hard candy berbasis propolis dan ekstrak jeruk nipis efektif menghambat pertumbuhan Streptococcus mutans serta memiliki tingkat penerimaan organoleptik yang baik, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai produk fungsional untuk mendukung kesehatan gigi dan mulut pada wanita menopause.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: R/959/FKG
Uncontrolled Keywords: Propolis, permen hard candy, ekstrak jeruk nipis, Streptococcus mutans, menopause, aktivitas antibakteri
Subjects: F. KEDOKTERAN GIGI (Dentistry)
Divisions: Fakultas Kedokteran Gigi > Pendidikan Kedokteran Gigi
Depositing User: Unnamed user with email [email protected]
Date Deposited: 09 Oct 2026 07:31
Last Modified: 09 Oct 2026 07:31
URI: http://eprints.unmas.ac.id/id/eprint/9155

Actions (login required)

View Item
View Item