PUTRI, I GUSTI AGUNG DWI MAYONI (2025) PEMBERIAN HYALURONIC ACID GEL 0,8 % MENINGKATKAN JUMLAH FIBROBLAST JARINGAN GINGIVA PASCA INSISI FLAP GINGIVA PADA FASE PROLIFERASI TIKUS WISTAR (Rattus norvegicus) JANTAN. Other thesis, UNIVERSITAS MAHASARASWATI DENPASAR.
936.pdf
Restricted to Registered users only
Download (18MB) | Request a copy
936 FKG-ABSTRAK.pdf
Download (117kB)
936 FKG-BAB I-II.pdf
Download (1MB)
Abstract
Luka merupakan rusaknya struktur dan fungsi anatomi normal akibat proses patologis yang berasal dari internal maupun eksternal pada organ tertentu. Efek dari luka antara lain adalah kontaminasi bakteri serta kematian sel, perdarahan, dan pembekuan darah sampai hilangnya seluruh atau sebagian fungsi organ tertentu. Proses penyembuhan luka melibatkan berbagai sel, salah satunya adalah sel fibroblast. Fibroblast berperan penting dalam sintesis kolagen sebagai pembentukan substansi dasar dalam penutupan luka. Asam hyaluronat dengan konsentrasi 0,8% dalam bidang Kedokteran Gigi biasanya digunakan pada lesi yang lebih berat seperti merawat poket periodontal yang dalam seperti poket periodontal pada pasien periodontitis dan juga untuk pasien pasca pencabutan gigi. Asam hyaluronat berperan dalam proses penyembuhan luka dengan sifatnya seperti antiinflamasi dan antibakteri selain itu memiliki sifat viskositas dan viskoelastisitas yang tinggi dan mampu menjaga lingkungan penyembuhan luka menjadi lebih lembab dengan sifatnya yang hidrofilik dan hidrofobik sehingga dapat mempercepat proses penyembuhan luka.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan asam hyaluronat 0,8% terhadap sel fibroblas pada proses penyembuhan luka insisi gingiva tikus wistar (Rattus novergicus) jantan. Metode penelitian ini menggunakan eksperimental laboratoris in vivo pada tikus wistar sebanyak 32 ekor dibagi menjadi 2 kelompok yaitu: kelompok kontrol dengan dilakukan insisi flap gingiva mandibula yang tidak diberikan apapun dan dibiarkan menutup dengan bekuan darah, kemudian untuk kelompok perlakuan dilakukan insisi flap gingiva mandibula dan ditambahkan gel asam hyaluronat 0,8 %. Kemudian dilakukan pengamatan pada hari ke-14. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan jumlah sel fibroblas pada kelompok perlakuan yang diberikan gel asam hyaluronat 0,8%. Dapat disimpulkan bahwa gel asam hyaluronat dengan konsentrasi 0,8% efektif dalam meningkatkan jumlah sel fibroblas pada proses penyembuhan luka insisi gingiva tikus.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | R/936/FKG |
| Uncontrolled Keywords: | Asam Hyaluronat, Luka Insisi Gingiva, Sel Fibroblas |
| Subjects: | F. KEDOKTERAN GIGI (Dentistry) > Fibroblas |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran Gigi > Pendidikan Kedokteran Gigi |
| Depositing User: | Unnamed user with email [email protected] |
| Date Deposited: | 08 Oct 2026 07:06 |
| Last Modified: | 08 Oct 2026 07:06 |
| URI: | http://eprints.unmas.ac.id/id/eprint/9111 |
