PERBEDAAN ANTARA CAMPURAN DAN PELAPISAN NANOKITOSAN CANGKANG UDANG KAKI PUTIH (Litopenaeus vannamei) PADA BASIS RESIN AKRILIK POLIMERISASI PANAS TERHADAP JUMLAH KOLONI CANDIDA ALBICANS

PUTRA, KADEK KRISNA RANGGA ANDIKA (2025) PERBEDAAN ANTARA CAMPURAN DAN PELAPISAN NANOKITOSAN CANGKANG UDANG KAKI PUTIH (Litopenaeus vannamei) PADA BASIS RESIN AKRILIK POLIMERISASI PANAS TERHADAP JUMLAH KOLONI CANDIDA ALBICANS. Other thesis, UNIVERSITAS MAHASARASWATI DENPASAR.

[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
932.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
932 FKG-ABSTRAK.pdf

Download (173kB)
[thumbnail of BAB I - II] Text (BAB I - II)
929 FKG-BAB I-II.pdf

Download (399kB)

Abstract

Bahan basis gigi tiruan yang saat ini banyak digunakan adalah resin akrilik polimerisasi panas karena memiliki keunggulan estetika baik, biokompatibilitas tinggi, bersifat tidak toksik, tidak mengiritasi jaringan, sifat fisik, harga relatif murah, dapat dipreparasi, serta mudah cara manipulasi dan pembuatannya. Namun, permukaaan basis gigi tiruan yang menghadap mukosa kasar tidak dipoles memicu pertumbuhan koloni Candida albicans sehingga dapat menyebabkan terjadinya denture stomatitis. Kitosan cangkang udang kaki putih (Litopenaeus vannamei) memiliki potensi sebagai agen antijamur. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbedaan antara campuran dan pelapisan nanokitosan cangkang udang kaki putih (Litopenaeus vannamei) pada basis resin akrilik polimerisasi panas dalam menurunkan jumlah koloni Candida albicans.

Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah true experimental laboratories dengan posttest-only group design dengan jumlah n = 45 dan terdiri dari 5 kelompok. 4 kelompok perlakuan campuran 1%, pelapisan 1%, campuran 2% dan pelapisan 2% nanokitosan cangkang udang kaki putih (Litopenaeus vannamei). 1 kelompok kontrol K (tanpa perlakuan). Jumlah koloni Candida albicans diukur menggunakan Colony Counter. Hasil penelitian menunjukkan rerata jumlah koloni Candida albicans yaitu kelompok kontrol 121,56±9,57, campuran 1% 56,44±7,37 dan pelapisan 1% 70,22±9,96. Sedangkan kelompok 2% kelompok kontrol 121,56±9,57, campuran 2% 8,89±1,69 dan pelapisan 2% 12,78±2,05. Pada konsentrasi 1% maupun 2% data berdistribusi normal. Uji one way ANOVA menunjukkan beda signifikan (p<0,001). Uji post hoc LSD semua perlakuan menunjukkan beda signifikan (p<0,001) terhadap kontrol.

Demikian juga semua antar perlakuan menunjukkan beda signifikan (p<0,05). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara campuran dan pelapisan nanokitosan cangkang udang kaki putih (Litopenaeus vannamei) baik konsentrasi 1% maupun 2% dimana metode campuran lebih efektif dibanding pelapisan pada plat resin akrilik polimerisasi panas dalam menurunkan jumlah koloni Candida albicans

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: R/932/FKG
Uncontrolled Keywords: Resin akrilik polimerisasi panas, nanokitosan cangkang udang, Candida albicans
Subjects: F. KEDOKTERAN GIGI (Dentistry) > Resin Akrilik
Divisions: Fakultas Kedokteran Gigi > Pendidikan Kedokteran Gigi
Depositing User: Unnamed user with email [email protected]
Date Deposited: 08 Oct 2026 04:40
Last Modified: 08 Oct 2026 04:40
URI: http://eprints.unmas.ac.id/id/eprint/9103

Actions (login required)

View Item
View Item