DIASTINI, DESAK KADEK (2025) UJI SKRINING FITOKIMIA EKSTRAK ETANOL 96% DAUN SURUHAN (Peperomia pellucida). Diploma thesis, Universitas Mahasaraswati Denpasar.
876.FF-D3 (2209484010027)-15-26.pdf - Other
Download (359kB)
876.FF-D3 (2209484010027).pdf - Other
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Daun suruhan (Peperomia pellucida) merupakan tanaman herbal yang secara tradisional digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan, seperti peradangan, nyeri, dan infeksi kulit. Tumbuhan ini diketahui mengandung metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan steroid, yang memiliki potensi sebagai antioksidan, antimikroba, dan antiinflamasi. Namun, pemanfaatan daun suruhan di masyarakat masih terbatas dan belum banyak diolah menjadi sediaan berbasis bahan alam yang terstandarisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder pada ekstrak etanol 96% daun suruhan sebagai langkah awal pengembangan produk farmasi atau kosmetik berbasis bahan alam. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium murni yang dilakukan di Laboratorium Farmasi Bahan Alam Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar pada Januari–Juni 2025. Proses diawali dengan pembuatan simplisia melalui sortasi basah, pengeringan pada suhu 42°C, sortasi kering, dan penghalusan menjadi serbuk. Ekstraksi dilakukan dengan metode Ultrasonic Assisted Extraction (UAE) menggunakan pelarut etanol 96% pada suhu 30–40°C selama ±30 menit, diikuti penyaringan dan penguapan hingga diperoleh ekstrak kental. Uji skrining fitokimia dilakukan secara kualitatif menggunakan pereaksi spesifik untuk mengidentifikasi golongan metabolit sekunder. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan hasil reaksi terhadap literatur pembanding. Hasil penelitian menunjukkan rendemen ekstrak sebesar 3,58% berupa ekstrak kental berwarna hijau kehitaman. Uji skrining fitokimia menunjukkan hasil positif terhadap alkaloid (endapan putih pada pereaksi Mayer dan warna merah jingga pada pereaksi Dragendorff), flavonoid (warna merah coklat dengan HCl pekat dan serbuk magnesium), steroid (warna hijau dengan asam asetat anhidrat dan H₂SO₄), saponin (busa stabil setinggi 1–3 cm), dan tanin (warna hijau kehitaman dengan FeCl₃). Kesimpulannya, bahwa berdasarkan hasil skrining fitokimia pada ekstrak etanol 96% daun suruhan mengandung metabolit sekunder diantaranya senyawa alkaloid, flavonoid, steroid, saponin, dan tanin.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | R/876/FF-D3 |
| Uncontrolled Keywords: | Peperomia pellucida, daun suruhan, ekstrak etanol, skrining fitokimia, metabolit sekunder |
| Subjects: | F. FARMASI > Etanol |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > Diploma Tiga Farmasi |
| Depositing User: | Ni Kadek Gandarini |
| Date Deposited: | 30 Sep 2026 03:48 |
| Last Modified: | 30 Sep 2026 03:48 |
| URI: | http://eprints.unmas.ac.id/id/eprint/8980 |
