PERAN DESA ADAT DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA BERKELANJUTAN DI OBYEK WISATA ALAS KEDATON DI DESA KUKUH KECAMATAN MARGA KABUPATEN TABANAN

ANANDA, I KADEK GERI RADITYA (2025) PERAN DESA ADAT DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA BERKELANJUTAN DI OBYEK WISATA ALAS KEDATON DI DESA KUKUH KECAMATAN MARGA KABUPATEN TABANAN. Other thesis, Universitas Mahasaraswati Denpasar.

[thumbnail of BAB I-II] Text (BAB I-II)
2007.FH (2104742010068)-14-49.pdf - Other

Download (317kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
2007.FH (2104742010068).pdf - Other
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Indonesia merupakan negara yang mempunyai banyak potensi alam yang indah dan mempesona, dan merupakan pariwisata alam yang memanjakan mata. Meskipun pariwisata memberikan banyak manfaat, sektor ini juga menghadapi tantangan seperti overturisme, dampak lingkungan, dan ketidak berlanjutan. maka dengan itu peneliti melakukan penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui peran desa adat dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan Daya Tarik Wisata Alas Kedaton di Desa adat Kukuh, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, dan untuk mengetahui Efektivitas pengembangan pariwisata berkelanjutan Daya Tarik Wisata Alas Kedaton di Desa adat Kukuh, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah Metode penelitian hukum empiris, Dalam peran desa adat dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan di Daya Tarik Wisata Alas Kedaton, Tabanan, Bali. Desa Adat yang berfungsi sebagai masyarakat hukum adat memiliki peran penting dalam menjaga tradisi dan budaya lokal, serta dalam pengelolaan sumber daya alam. Namun, desa menghadapi berbagai tantangan dan hambatan, termasuk kurangnya peran lembaga desa dalam menyambut perubahan dan mandulnya inisiatif dalam era otonomi desa. efektivitas hukum menjadi faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan pengembangan pariwisata. Berdasarkan analisis, terdapat beberapa aspek yang perlu diperhatikan, termasuk regulasi, partisipasi masyarakat, dan pengelolaan sumber daya alam. Dari efektifitas ada 5 faktor yang berpengaruh dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan di daya tarik wisata alas kedaton, terdapat 1 faktor yang masih menjadi kendala yaitu sarana atau fasilitas dikarenakan Secara keseluruhan, kurangnya sarana dan fasilitas yang tertata rapi di Alas Kedaton disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk manajemen yang kurang efektif, infrastruktur yang tidak memadai, kurangnya fasilitas pendukung, minimnya partisipasi masyarakat, kurangnya promosi, dan dampak lingkungan.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: R/2007/FH-S1
Uncontrolled Keywords: peran, desa adat, pariwisata
Subjects: Hukum Lalu Lintas > Desa Adat
Divisions: Fakultas Hukum > Sarjana Hukum
Depositing User: kadek gandarini
Date Deposited: 25 Sep 2026 02:29
Last Modified: 25 Sep 2026 02:29
URI: http://eprints.unmas.ac.id/id/eprint/8874

Actions (login required)

View Item
View Item