EFEKTIVITAS WET TISSUE ANTIBAKTERI EKSTRAK KOMBINASI DAUN SIRIH HIJAU (Piper Betle L.) DAN DAUN JAMBU BIJI (Psidium Guajava L.) TERHADAP JUMLAH KOLONI Escherichia coli PADA PLAT AKRILIK

ERSANIA, I GUSTI AYU AGUNG KARINA (2025) EFEKTIVITAS WET TISSUE ANTIBAKTERI EKSTRAK KOMBINASI DAUN SIRIH HIJAU (Piper Betle L.) DAN DAUN JAMBU BIJI (Psidium Guajava L.) TERHADAP JUMLAH KOLONI Escherichia coli PADA PLAT AKRILIK. Other thesis, Universitas Mahasaraswati Denpasar.

[thumbnail of Bab I-II] Text (Bab I-II)
1000.FKG (2206122010057)-17-43.pdf - Other

Download (485kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
1000.FKG (2206122010057).pdf - Other
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Kolonisasi bakteri akibat personal hygiene yang buruk pada penggunaan gigi tiruan menjadi faktor pemicu terjadinya kejadian diare pada lansia. Kondisi tersebut disebabkan oleh bakteri Escherichia coli masuk ke dalam sistem pencernaan yang dimana bakteri tersebut akan memproduksi toksin yang dapat menginduksi diare. Diare dapat dicegah dengan membersihkan gigi tiruan. Salah satu sediaan yang berkembang saat ini adalah sediaan dalam bentuk wet tissue. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas wet tissue ekstrak kombinasi daun sirih hijau dan daun jambu biji terhadap penurunan jumlah koloni Escherichia coli pada plat akrilik. Rancangan penelitian yang digunakan adalah true eksperimental laboratoris dengan metode post test only control group design dengan menguji jumlah Escherichia coli pada plat resin akrilik polimerisasi panas setelah dilakukan pengusapan pada sediaan wet tissue ekstrak kombinasi daun sirih hijau dan daun jambu biji. Sampel penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah bakteri Escherichia coli 35218. Berdasarkan standart populasi bakteri McFarland 0,5 yang identik dengan 1,5 x 108 CFU/ml. Sampel penelitian ini dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan, jumlah pengulangan untuk masing-masing kelompok yaitu sebanyak 5 pengulangan, maka jumlah seluruh pengulangan pada 5 kelompok yaitu sebanyak 25. Hasil rerata jumlah koloni bakteri setelah perlakuan adalah 3.60 CFU/ml pada wet tissue kombinasi ekstrak daun sirih hijau dan daun jambu biji. Uji one way Anova menunjukkan nilai signifikan (p<0,05), yang berarti terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan di antara kelompok perlakuan. Uji post hoc LSD menunjukkan bahwa seluruh kelompok perlakuan memiliki perbedaan yang signifikan satu sama lain (p<0,05), dimana kombinasi ekstrak daun sirih hijau dan daun jambu biji terbukti memiliki efektivitas antibakteri yang paling kuat dalam menurunkan jumlah koloni bakteri pada plat akrilik dibandingkan dengan ekstrak tunggal maupun kontrol. Dapat disimpulkan wet tissue kombinasi ekstrak daun sirih hijau dan daun jambu biji secara signifikan efektif terhadap penurunan jumlah koloni Escherichia coli pada plat akrilik.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: R/1000/FKG
Uncontrolled Keywords: Daun sirih hijau, daun jambu biji, Escherichia coli, resin akrilik polimerisasi panas, wet tissue
Subjects: F. KEDOKTERAN GIGI (Dentistry)
Divisions: Fakultas Kedokteran Gigi > Pendidikan Kedokteran Gigi
Depositing User: Ni Kadek Gandarini
Date Deposited: 24 Sep 2026 04:59
Last Modified: 24 Sep 2026 04:59
URI: http://eprints.unmas.ac.id/id/eprint/8851

Actions (login required)

View Item
View Item