PERBEDAAN TINGGI PALATUM TERHADAP POLA SKELETAL DI RSGM SARASWATI DENPASAR

DEWI, PUTU LIRA KUSUMA (2026) PERBEDAAN TINGGI PALATUM TERHADAP POLA SKELETAL DI RSGM SARASWATI DENPASAR. Other thesis, Universitas Mahasaraswati Denpasar.

[thumbnail of Bab I-II] Text (Bab I-II)
990.FKG (2206122010063)-17-43.pdf

Download (839kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
990.FKG (2206122010063).pdf - Other
Restricted to Registered users only

Download (85MB)

Abstract

Tinggi palatum merupakan salah satu parameter morfologi maksila yang penting dalam keseimbangan struktur kraniofasial serta fungsi oral. Variasi tinggi palatum dapat memengaruhi kondisi rongga mulut dan berperan dalam fungsi mastikasi, fonasi, serta pernapasan. Perbedaan tinggi palatum dapat ditemukan pada individu dengan karakteristik pertumbuhan skeletal yang berbeda. Pola skeletal menggambarkan hubungan posisi maksila dan mandibula dan secara umum diklasifikasikan menjadi kelas I, kelas II, dan kelas III. Setiap pola skeletal memiliki karakteristik pertumbuhan kraniofasial yang berbeda, yang dapat memengaruhi variasi bentuk dan dimensi struktur maksilofasial. Oleh karena itu, evaluasi perbedaan tinggi palatum berdasarkan pola skeletal penting untuk memperoleh gambaran morfologi palatum pada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tinggi palatum berdasarkan pola skeletal pada pasien di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Saraswati Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 31 radiografi sefalometri lateral pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi di RSGM Saraswati Denpasar. Pengukuran tinggi palatum dilakukan sebagai jarak vertikal dari titik tertinggi palatum ke bidang palatum (ANS–PNS). Pola skeletal ditentukan berdasarkan pengukuran sudut ANB pada radiografi sefalometri lateral. Penentuan dan pengukuran tinggi palatum dan pola skeletal dengan menggunakan aplikasi Cliniview orto trace dan Webchep cephalometri. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis secara statistik menggunakan uji independent t-test untuk menilai perbedaan tinggi palatum antar kelompok pola skeletal. Hasil analisis data menunjukkan nilai signifikansi p > 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik pada tinggi palatum antar kelompok pola skeletal. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada tinggi palatum berdasarkan pola skeletal pada pasien di RSGM Saraswati Denpasar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variasi tinggi palatum tidak selalu menunjukkan perbedaan yang bermakna apabila ditinjau berdasarkan pola skeletal.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: R/990/FKG
Uncontrolled Keywords: tinggi palatum, pola skeletal, sefalometri lateral
Subjects: F. KEDOKTERAN GIGI (Dentistry)
Divisions: Fakultas Kedokteran Gigi > Pendidikan Kedokteran Gigi
Depositing User: Ni Kadek Gandarini
Date Deposited: 24 Sep 2026 04:36
Last Modified: 24 Sep 2026 04:36
URI: http://eprints.unmas.ac.id/id/eprint/8848

Actions (login required)

View Item
View Item