DWIPUTRI, NI KADEK YUNI PASTIKA (2025) UJI KADAR FLAVONOID TOTAL DAN KAPASITAS ANTIOKSIDAN NANOENKAPSULASI EKSTRAK BUNGA CEMPAKA PUTIH (Magnolia alba) DENGAN VARIASI BAHAN PENYALUT. Other thesis, Universitas Mahasaraswati Denpasar.
326.FF-S1 (2109482010118)-15-33.pdf - Other
Download (612kB)
326.FF-S1 (2109482010118).pdf - Other
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Abstract
Bunga cempaka diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan, namun senyawa ini bersifat tidak stabil dan mudah terdegradasi akibat faktor lingkungan. Teknologi nanoenkapsulasi, khususnya melalui metode gelasi ionik dengan bahan penyalut kitosan dan Na-TPP, mampu meningkatkan stabilitas dan efektivitas senyawa flavonoid. Rasio penyalut yang tepat dapat menghasilkan partikel nano yang lebih kecil, stabil, serta meningkatkan efisiensi enkapsulasi dan kapasitas antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar flavonoid total dan kapasitas antioksidan dari nanoenkapsulasi ekstrak bunga cempaka putih (Magnolia alba) dengan variasi bahan penyalut kitosan dan natrium tripolifosfat (Na-TPP). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, dengan memformulasikan nanoenkapsulasi ekstrak bunga cempaka putih dengan variasi perbandingan volume Kitosan : NaTPP yaitu 50:10 ml (F1), 40:20 ml (F2) dan 45:15 ml (F3). Pengujian yang dilakukan yakni skrining fitokimia, kadar flavonoid total, dan kapasitas antioksidan. Data hasil uji skrining fitokimia disajikan secara dekriptif dan kadar flavonoid total disajikan secara dekriptif, sementara hasil kapasitas antioksidan dari ekstrak bunga cempaka putih (Magnolia alba) dianalisis secara statistik menggunakan SPSS versi 22 dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil skrining fitokimia menunjukan nanoenkapsulasi ekstrak bunga cempaka putih mengandung senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, fenol, sterol, triterpenoid, saponin, tanin, dan flavonoid. Penelitian ini menunjukkan F1 memperoleh kadar flavonoid total tertinggi sebesar 29,5 mgQE/100 g, yang diikuti oleh F2 dan F3 sebesar 21,9 mgQE/100 g dan 21,6 mgQE/100 g. Hasil pengujian kapasitas antioksidan menunjukan bahwa F1 memiliki rata-rata kapasitas antioksidan paling tinggi yaitu 3,27 ± 0,15 mg/L yang diikuti oleh F2 dan F3 sebesar 1,81 ± 0,38 mg/L dan 1,80 ± 0,12 mg/L. Hasil alnalisis statistik dengan uji kruskal- wallis menunjukan nilai signifikansi sebesar 0,059, yang mengindikasikan bahwa data kapasitas antioksidan tidak terdapat perbedaan signifikan antara formula 1, formula 2 dan formula 3.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | R/326/FF-S1 |
| Uncontrolled Keywords: | Kadar flavonoid total, Kapasitas antioksidan, Magnolia alba, Nanopartikel |
| Subjects: | F. FARMASI |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > Sarjana Farmasi |
| Depositing User: | kadek gandarini |
| Date Deposited: | 23 Sep 2026 07:43 |
| Last Modified: | 23 Sep 2026 07:43 |
| URI: | http://eprints.unmas.ac.id/id/eprint/8838 |
