FORMULASI DAN UJI EFEKTIVITAS SABUN BERBAHAN DASAR KARAGENAN RUMPUT LAUT BULUNG SANGU (Gracilaria sp.) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes

PRASTUTI, PUTU MAHAGITA KIRANA (2025) FORMULASI DAN UJI EFEKTIVITAS SABUN BERBAHAN DASAR KARAGENAN RUMPUT LAUT BULUNG SANGU (Gracilaria sp.) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes. Other thesis, Universitas Mahasaraswati Denpasar.

[thumbnail of bab i-ii] Text (bab i-ii)
316.FF-S1 (2109482010129)-17-43.pdf - Other

Download (606kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
316.FF-S1 (2109482010129).pdf - Other
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Jerawat atau Acne vulgaris merupakan salah satu masalah kulit yang umum terjadi, terutama pada usia remaja dan dewasa muda. Salah satu penyebab utama jerawat adalah pertumbuhan berlebih dari bakteri Propionibacterium acnes. Penggunaan bahan alami menjadi alternatif untuk mengatasi infeksi bakteri. Salah satu bahan alami yang digunakan adalah karagenan yang berasal dari rumput laut bulung sangu (Gracilaria sp.), yang diketahui memiliki aktivitas sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan sabun padat berbahan dasar karagenan dari Gracilaria sp. dan menguji efektivitasnya terhadap bakteri Propionibacterium acnes. Sabun diformulasikan dalam dua konsentrasi, yaitu 1% dan 5%. Evaluasi mutu fisik yang dilakukan meliputi evaluasi mutu fisik, pH, kadar air, dan tinggi busa. Evaluasi mutu mikrobiologi dilakukan dengan angka lempeng total, jumlah kapang dan khamir, serta mengamati cemaran bakteri Staphylococcus aureus. Uji aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi cakram dengan bakteri Propionibacterium acnes sebagai bakteri uji dengan kontrol positif yaitu klindamisin. Data zona hambat yang diperoleh dianalisis menggunakan uji One- Way ANOVA dan uji post hoc Bonferroni. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kedua formula sabun memenuhi parameter mutu fisik dan mikrobiologi sesuai dengan SNI 3532:2021. Hasil uji antibakteri menunjukkan bahwa sabun tanpa penambahan karagenan memiliki rata- rata zona hambat 5,00±1,31 milimeter yang tergolong dalam kategori sedang, sabun dengan konsentrasi karagenan 1% memiliki rata-rata daya hambat 9,32±1,08 milimeter yang tergolong dalam kategori kuat, dan sabun dengan konsentrasi karagenan 5% memiliki daya hambat paling tinggi terhadap pertumbuhan Propionibacterium acnes, dengan rata-rata diameter zona hambat sebesar 25,13±1,80 milimeter yang tergolong dalam kategori sangat kuat. Sedangkan, hasil pada kontrol positif (klindamisin) memiliki rata-rata zona hambat 12,99±0,30 milimeter yang tergolong dalam kategori kuat. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antar kelompok formula dengan nilai p kurang dari 0,05. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa karagenan dari rumput laut Gracilaria sp. efektif diformulasikan ke dalam sediaan sabun padat dan berpotensi sebagai agen antibakteri alami untuk menghambat pertumbuhan Propionibacterium acnes.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: R/316/FF-S1
Uncontrolled Keywords: antibakteri, Gracilaria sp., karagenan, Propionibacterium acnes, sabun padat
Subjects: F. FARMASI
Divisions: Fakultas Farmasi > Sarjana Farmasi
Depositing User: kadek gandarini
Date Deposited: 23 Sep 2026 06:07
Last Modified: 23 Sep 2026 06:07
URI: http://eprints.unmas.ac.id/id/eprint/8831

Actions (login required)

View Item
View Item