PERBANDINGAN AKTIVITAS SERUM MINYAK ATSIRI DAUN DAN BUNGA WIDURI (Calotrophis gigantea L) DALAM MENCEGAH DEGRADASI KOLAGEN PADA KULIT MARMUT (Cavia porcellus) YANG MENGALAMI PHOTOAGING OLEH INDUKSI SINAR UV-B

EKE, MARIA KAROLINA TUTO (2025) PERBANDINGAN AKTIVITAS SERUM MINYAK ATSIRI DAUN DAN BUNGA WIDURI (Calotrophis gigantea L) DALAM MENCEGAH DEGRADASI KOLAGEN PADA KULIT MARMUT (Cavia porcellus) YANG MENGALAMI PHOTOAGING OLEH INDUKSI SINAR UV-B. Other thesis, Universitas Mahasaraswati Denpasar.

[thumbnail of bab i-ii] Text (bab i-ii)
324.FF-S1 (2109482010106)-16-43.pdf - Other

Download (431kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
324.FF-S1 (2109482010106).pdf - Other
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Photoaging, utamanya disebabkan oleh paparan sinar UV-B, memicu pembentukan reactive oxygen species (ROS) yang meningkatkan matrix metalloproteinases (MMPs), enzim pemicu degradasi kolagen. Daun dan bunga widuri (Calotropis gigantea L.) dikenal kaya antioksidan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi perbedaan efektivitas minyak atsiri daun dan bunga widuri dalam mencegah degradasi kolagen pada kulit marmut yang diinduksi UV-B. Penelitian eksperimental ini menggunakan desain randomized posttest only control group. Marmut dibagi menjadi lima kelompok: kontrol normal, kontrol positif (serum antiaging), kontrol negatif (bahan dasar serum), serta dua kelompok perlakuan (serum minyak atsiri daun widuri 10% dan bunga widuri 10%). Perlakuan diberikan selama dua minggu dengan induksi UV-B. Kepadatan kolagen kulit dianalisis menggunakan perangkat lunak ImageJ dan diuji secara statistik. Serum minyak atsiri daun dan bunga widuri 10% terbukti efektif mencegah degradasi kolagen akibat paparan UV-B pada kulit marmut. Secara umum, tidak ada perbedaan signifikan antara efektivitas kedua jenis minyak atsiri ini (p>0,05). Namun, analisis Post Hoc menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kontrol positif dan serum minyak atsiri daun widuri (p<0,05), sedangkan tidak ada perbedaan signifikan antara kontrol positif dan serum minyak atsiri bunga widuri (p>0,05). Ini mengindikasikan bahwa minyak atsiri bunga widuri memiliki efektivitas yang sebanding dengan serum antiaging standar. Serum minyak atsiri daun dan bunga widuri 10% efektif mencegah degradasi kolagen pada kulit marmut yang diinduksi UV-B. Meskipun keduanya efektif, serum minyak atsiri bunga widuri menunjukkan potensi yang lebih unggul, setara dengan serum antiaging komersial.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: R/324/FF-S1
Uncontrolled Keywords: Kolagen, Widuri, UV-B, Antioksidan, Photoaging
Subjects: F. FARMASI
Divisions: Fakultas Farmasi > Sarjana Farmasi
Depositing User: kadek gandarini
Date Deposited: 23 Sep 2026 01:38
Last Modified: 23 Sep 2026 01:38
URI: http://eprints.unmas.ac.id/id/eprint/8811

Actions (login required)

View Item
View Item