UJI AKTIVITAS EKSTRAK ETANOL 96% DAUN BUNI (Antidesma bunius L) SEBAGAI PENYEMBUHAN LUKA BAKAR GRADE II (A) PADA MENCIT PUTIH JANTAN (Mus musculus)

NUGRAHINI, I GUSTI AGUNG AYU WIDA (2026) UJI AKTIVITAS EKSTRAK ETANOL 96% DAUN BUNI (Antidesma bunius L) SEBAGAI PENYEMBUHAN LUKA BAKAR GRADE II (A) PADA MENCIT PUTIH JANTAN (Mus musculus). Other thesis, Universitas Mahasaraswati Denpasar.

[thumbnail of Bab i-ii] Text (Bab i-ii)
360.FF-S1 (2209482010054)-18-36.pdf.crdownload - Other

Download (562kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
360.FF-S1 (2209482010054).pdf - Other
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Luka bakar grade II (A) merupakan kerusakan jaringan kulit yang memerlukan penanganan tepat untuk mempercepat proses penyembuhan dan mencegah komplikasi. Daun buni (Antidesma bunius L.) diketahui mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, tanin, alkaloid dan saponin yang berpotensi mendukung penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanol 96% daun buni terhadap penyembuhan luka bakar grade II (A) pada mencit putih jantan (Mus musculus). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan posttest only control group design. Hewan uji dibagi menjadi kelompok kontrol negatif, kontrol positif, serta kelompok perlakuan yang diberikan sediaan ekstrak etanol 96% daun buni dengan konsentrasi 2,5%, 5%, dan 10%. Luka bakar grade II (A) diinduksi pada punggung mencit, kemudian masing-masing kelompok diberikan perlakuan selama 14 hari. Parameter yang diamati meliputi penurunan diameter luka dan persentase penyembuhan luka. Data hasil pengamatan dianalisis secara statistik menggunakan uji One Way ANOVA yang dilanjutkan dengan uji lanjut Least Significant Difference (LSD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok perlakuan ekstrak etanol 96% daun buni mengalami penurunan diameter luka dan mampu mempercepat penyembuhan luka bakar dibandingkan kontrol negatif. Konsentrasi 10% menunjukkan efektivitas paling optimal. Hal ini diduga berkaitan dengan aktivitas antiinflamasi dan antioksidan senyawa aktif dalam daun buni. Analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antar kelompok (p < 0,05), dan uji lanjut LSD menegaskan bahwa kelompok perlakuan berbeda signifikan dibandingkan kedua kelompok kontrol. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol 96% daun buni memiliki aktivitas dalam mempercepat penyembuhan luka bakar grade II (A) pada mencit putih janta

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: R/360/FF-S1
Uncontrolled Keywords: daun buni, ekstrak etanol 96%, luka bakar grade II (A), penyembuhan luka
Subjects: F. FARMASI
Divisions: Fakultas Farmasi > Sarjana Farmasi
Depositing User: kadek gandarini
Date Deposited: 22 Sep 2026 05:48
Last Modified: 22 Sep 2026 05:48
URI: http://eprints.unmas.ac.id/id/eprint/8804

Actions (login required)

View Item
View Item