ANALISIS DENSITAS TULANG ALVEOLAR PADA FASE REMODELLING PASCA PEMBERIAN HYALURONIC ACID 0,8% PASCA DEFEK ALVEOLAR MANDIBULA

GITA, NILUH WAYAN NEYSANTI AYUNING (2025) ANALISIS DENSITAS TULANG ALVEOLAR PADA FASE REMODELLING PASCA PEMBERIAN HYALURONIC ACID 0,8% PASCA DEFEK ALVEOLAR MANDIBULA. Other thesis, Universitas Mahasaraswati Denpasar.

[thumbnail of Bab I-II] Text (Bab I-II)
941.FKG (2206122010074)-18-45.pdf - Other

Download (243kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
941.FKG (2206122010074).pdf - Other
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Defek tulang alveolar merupakan kondisi kerusakan jaringan keras pada rahang yang dapat terjadi akibat kehilangan gigi, trauma, atau kondisi patologis. Defek alveolar mandibula berjenis non-critical bone defect memiliki kemampuan untuk sembuh secara spontan tanpa intervensi tambahan. Salah satu agen yang berpotensi membantu proses penyembuhan tulang alveolar adalah hyaluronic acid. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan densitas tulang alveolar mandibula tikus Wistar pasca pemberian hyaluronic acid gel 0,8% pada fase remodelling dengan menggunakan radiografi periapikal yang dianalisis melalui ImageJ berdasarkan nilai gray value. Metode penelitian ini adalah Post-test Only Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 36 ekor tikus Wistar yang dibagi menjadi kelompok kontrol dan perlakuan. Defek alveolar mandibula dibuat pada sisi distal gigi insisiv kanan tikus dengan ukuran 2×4 mm. Pada kelompok kontrol, defek alveolar mandibula dibiarkan sembuh secara alami melalui pembentukan bekuan darah, sedangkan pada kelompok perlakuan defek diberikan hyaluronic acid gel 0,8%. Proses penyembuhan pada kedua kelompok diobservasi selama 28 hari, yang merepresentasikan fase remodelling. Uji hipotesis menggunakan Independent Sample T-Test untuk menentukan ada tidaknya perbedaan yang signifikan pada gray value antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rerata gray value pada kelompok perlakuan lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Uji Independent Sample T-Test menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p = 0,006). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian hyaluronic acid gel 0,8% pada defek alveolar mandibula tikus Wistar menunjukkan adanya peningkatan densitas tulang pada fase remodelling, yang ditunjukkan oleh peningkatan nilai gray value pada radiografi periapikal.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: R/941/FKG
Uncontrolled Keywords: defek tulang alveolar, hyaluronic acid, radiografi periapikal, ImageJ, gray value, densitas tulang
Subjects: F. KEDOKTERAN GIGI (Dentistry)
Divisions: Fakultas Kedokteran Gigi > Pendidikan Kedokteran Gigi
Depositing User: Ni Kadek Gandarini
Date Deposited: 22 Sep 2026 04:26
Last Modified: 22 Sep 2026 04:26
URI: http://eprints.unmas.ac.id/id/eprint/8795

Actions (login required)

View Item
View Item