EFEKTIVITAS SALEP EKSTRAK BAWANG PUTIH (Allium Sativum L.) YANG DITAMBAHKAN MINYAK LEMON (Oleum citri) TERHADAP EKSPRESI TNF-α PADA FASE INFLAMASI LUKA INSISI MENCIT (Mus musculus)

WULANDARI, NI PUTU NATALIA (2025) EFEKTIVITAS SALEP EKSTRAK BAWANG PUTIH (Allium Sativum L.) YANG DITAMBAHKAN MINYAK LEMON (Oleum citri) TERHADAP EKSPRESI TNF-α PADA FASE INFLAMASI LUKA INSISI MENCIT (Mus musculus). Other thesis, Universitas Mahasaraswati Denpasar.

[thumbnail of Bab I-II] Text (Bab I-II)
931.FKG (2206122010070)-18-54.pdf - Other

Download (520kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
931.FKG (2206122010070).pdf - Other
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Luka insisi adalah luka yang disebabkan oleh cedera atau pembedahan. Luka akan diikuti proses penyembuhan luka yang kompleks terdiri dari beberapa tahap yang saling berhubungan salah satunya fase inflamasi, salah satu mediator inflamasi yang berperan dalam penyembuhan luka adalah TNF- α. Bawang putih (Allium sativum L.) merupakan bahan herbal yang mudah ditemukan dan memiliki berbagai macam senyawa yang dapat membntu proses penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas salep ekstrak bawang putih (Allium sativum L.) dengan konsentrasi 40%, 50% dan 60% yang ditambahkan minyak lemon (Oleum citri) terhadap penurunan kadar TNF-α pada fase inflamasi luka insisi mencit (Mus musculus). Penelitian ini adalah penelitian eksperimental murni secara in vivo menggunakan rancangan The Post Test-Only Group Design dengan menggunakan 24 sampel yang dibagi rata ke dalam 4 kelompok yaitu kelompok kontrol negatif yang diberi basis salep (Adeps Lanae dan Vaselin album) (K0), kelompok perlakuan yang diberi salep ekstrak bawang putih (Allium sativum L.) konsentrasi 40% yang ditambahkan minyak lemon (Oleum citri) (P1), kelompok perlakuan yang diberi salep ekstrak bawang putih (Allium sativum L.) konsentrasi 50% yang ditambahkan minyak lemon (Oleum citri) (P2), kelompok perlakuan yang diberi salep ekstrak bawang putih (Allium sativum L.) konsentrasi 60% yang ditambahkan minyak lemon (Oleum citri) (P3). Uji in vivo dilakukan pada hewan coba mencit (Mus musculus) dengan membuat luka insisi pada punggung hewan coba yang diberikan perlakuan dua kali sehari pagi dan sore selama tiga hari. Kadar TNF-α diukur menggunakan ELISA-kit setelah hewan coba menerima perlakuan selama tiga hari, pada hari keempat hewan coba didekapitasi dan darah diambil sebagai spesimen untuk uji ELISA. Data hasil penelitian kemudian dianalisis menggunakan uji one way Anova yang dilanjutkan dengan uji LSD. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa salep ekstrak bawang putih (Allium sativum L.) konsentrasi 40%, 50% dan 60% yang ditambahkan minyak lemon (Oleum citri) efektif dalam menurunkan kadar TNF-α pada fase inflamasi luka insisi mencit (Mus musculus) dengan perbedaan yang signifikan pada kelompok kontrol negatif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah salep ekstrak bawang putih (Allium sativum L.) konsentrasi 40%, 50% dan 60% yang ditambahkan minyak lemon (Oleum citri) efektiv dalam menurunkan kadar TNF-α pada fase inflamasi luka insisi mencit (Mus musculus).

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: R/931/FKG
Uncontrolled Keywords: luka insisi, bawang putih, minyak lemon, fase inflamasi, TNF-α
Subjects: F. KEDOKTERAN GIGI (Dentistry) > Ekstrak Bawang Putih
Divisions: Fakultas Kedokteran Gigi > Pendidikan Kedokteran Gigi
Depositing User: Ni Kadek Gandarini
Date Deposited: 22 Sep 2026 03:56
Last Modified: 22 Sep 2026 03:56
URI: http://eprints.unmas.ac.id/id/eprint/8790

Actions (login required)

View Item
View Item