PENGARUH PEMBERIAN GEL EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP PENURUNAN JUMLAH SEL LIMFOSIT PADA PENYEMBUHAN TRAUMATIC ULCER TIKUS WISTAR JANTAN (Rattus novergicus) YANG MENGALAMI DIABETES

DARMAWAN, I GUSTI NGURAH AGUNG PANJI (2025) PENGARUH PEMBERIAN GEL EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP PENURUNAN JUMLAH SEL LIMFOSIT PADA PENYEMBUHAN TRAUMATIC ULCER TIKUS WISTAR JANTAN (Rattus novergicus) YANG MENGALAMI DIABETES. Other thesis, Universitas Mahasaraswati Denpasar.

[thumbnail of Bab I-II] Text (Bab I-II)
930.FKG (2206122010076)-18-49.pdf - Other

Download (546kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
930.FKG (2206122010076).pdf - Other
Restricted to Registered users only

Download (5MB)

Abstract

Traumatic ulcer adalah luka yang timbul pada mukosa mulut yang umumnya dikarenakan trauma fisik, mekanis, termal, kimia, dan terapi radiasi kemoterapi dan dapat menyebabkan inflamasi dan peningkatan aktivitas sel imun pada tubuh. Ketika timbul inflamasi, limfosit berfungsi untuk membantu melawan infeksi, mengatur peradangan, serta memfasilitasi perbaikan jaringan. Daun kelor (Moringa oleifera) dikenal sebagai tanaman yang punya khasiat dan manfaat yang baik dan mengandung berbagai antioksidan. Penelitian ini tujuannya untuk memahami efektivitas pemberian gel ekstrak daun kelor kepada jumlah sel limfosit pada penyembuhan traumatic ulcer tikus wistar jantan yang mengalami diabetes. Penelitian ini ialah penelitian laboratoris in vivo dengan mempergunakan 32 sampel tikus, dan dilaksanakan penghitungan jumlah sel limfosit pada hari ke 3,5,7 dan 9. Penelitian dilakukan dengan mempergunakan mikroskop Olympus dengan bantuan optilab dengan pengukuran lima sudut pandang dan pembesaran 400 kali. Berdasarkan hasil penelitian, didapat hasil jumlah sel limfosit pada kelompok pengolesan dengan ekstrak daun kelor 15% pada hari ke-3 sebesar (5,25), pada hari ke-5 sebesar (5,60), pada hari ke-7 sebesar (6,35), dan pada hari ke-9 sebesar (2,50). Dan pada kelompok dengan pengolesan mempergunakan gel Na-CMC 3% jumlah sel limfosit pada hari ke-3 sebesar (10,05), pada hari ke -5 sebesar (6,35), pada hari ke-7 sebesar (10,15), dan pada hari ke-9 sebesar (9,25). Berdasarkan hasil penelitian, gel ekstrak daun kelor 15% merupakan gel yang efektif dalam penurunan jumlah sel limfosit pada penyembuhan traumatic ulcer tikus wistar jantan yang mengalami diabetes.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: R/930/FKG
Uncontrolled Keywords: Daun Kelor, Traumatic Ulcer, Limfosit
Subjects: F. KEDOKTERAN GIGI (Dentistry) > Ekstrak Daun Kelor
Divisions: Fakultas Kedokteran Gigi > Pendidikan Kedokteran Gigi
Depositing User: Ni Kadek Gandarini
Date Deposited: 22 Sep 2026 03:44
Last Modified: 22 Sep 2026 03:44
URI: http://eprints.unmas.ac.id/id/eprint/8788

Actions (login required)

View Item
View Item