UJI EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK KULIT DELIMA MERAH (Punica granatum L.) TERHADAP PERTUMBUHAN Fusobacterium nucleatum

PRABHANDARI, PUTU DIAH (2025) UJI EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK KULIT DELIMA MERAH (Punica granatum L.) TERHADAP PERTUMBUHAN Fusobacterium nucleatum. Other thesis, Universitas Mahasaraswati Denpasar.

[thumbnail of Bab I-II] Text (Bab I-II)
894.FKG (2106122010042)-16-34.pdf - Other

Download (256kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
894.FKG (2106122010042).pdf - Other
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Periodontitis merupakan penyakit peradangan yang menyarang jaringan penyangga gigi. Penyakit periodontal dapat dipicu oleh adanya bakteri Fusobacterium nucleatum pada rongga mulut. Tanaman herbal merupakan salah satu alternatif pengobatan berbagai penyakit, seperti penyakit periodontal. Salah satunya adalah delima merah (Punica granataum L.). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas dari ekstrak kulit buah delima merah (Punica granatum L.) pada konsentrasi 40% dan 60% terhadap pertumbuhan bakteri Fusobacterium nukleatum. Desain penelitian yang digunakan adalah post-test only control group design. Terdapat 4 (empat) kelompok perlakuan pada penelitian ini, yaitu ekstrak kulit delima merah 40%, 60%, tetrasiklin sebagai kontrol positif (+), dan aquadest sebagai kontrol negatif (-). Pembuatan ekstrak kulit delima merah dilakukan dengan cara maserasi hingga mendapatkan konsentrasi 40% dan 60%. Uji fitokimia yang dilakukan meliputi uji flavonoid, saponin, steroid, terpenoid, alkaloid, fenol, dan tanin. Uji aktivitas antibakteri dilakukan pada media MHA. Analisis data meliputi uji normalitas menggunakan Shapiro-wilk test, uji homogenitas menggunakan uji Levene’s test, uji One-way ANOVA, dan uji Kruskal- Wallis. Hasil skrining fitokimia pada ekstrak kulit delima merah menunjukkan adanya kandungan flavonoid, saponin, steroid, terpenoid, alkaloid, fenol, dan tanin. Uji aktivitas antibakteri menunjukkan zona hambat paling tinggi terdapat pada kelompok ekstrak kulit delima merah 60% dengan rata-rata diameter zona hambat 17,32 mm. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak kulit delima merah (Punica granatum L.) dengan konsentrasi 60% mempunyai kemampuan menghambat pertumbuhan bakteri Fusobacterium nucleatum yang lebih efektif dibandingkan dengan konsentrasi 40%.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: R/894/FKG
Uncontrolled Keywords: Aktivitas antibakteri, ekstrak kulit delima merah, Fusobacterium nucleatum, periodontitis
Subjects: F. KEDOKTERAN GIGI (Dentistry)
Divisions: Fakultas Kedokteran Gigi > Pendidikan Kedokteran Gigi
Depositing User: Ni Kadek Gandarini
Date Deposited: 08 Sep 2026 02:36
Last Modified: 08 Sep 2026 02:36
URI: http://eprints.unmas.ac.id/id/eprint/8779

Actions (login required)

View Item
View Item